Jika Kitab Suci telah menjelaskan bahwa Yesus Kristus pasti akan datang kembali, dan waktu kedatangan-Nya tidak seorang pun yang mengetahuinya, maka selaku umat yang beriman, tentu kita ingin mendapatkan petunjuk yang lebih lanjut yang perlu diperhatikan sebagai tanda-tanda menjelang kedatangan-Nya itu.
Sebenarnya Yesus sendiri mengetahui dengan pasti apa yang terjadi dengan dunia ini di masa mendatang. Yesus mengetahui bila kesudahan dunia ini, karena siapakah yang lebih mengetahuinya daripada dia yang telah menjadikan dunia ini pada mula pertama ?
Untuk memberikan pedoman kepada umat Allah mengenai kesudahan dunia ini dan apa yang akan terjadi menjelang kedatanganNya maka Yesus telah memberikan beberapa petunjuk.

Setelah Yesus meyakinkan murid-murid-Nya bahwa Ia akan datang kembali, maka murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya : "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia ?" Jawab Yesus kepada mereka , "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu ! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata : Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang." Matius 24:6,7.
1. PERANG DAN USAHA PERDAMAIAN SEKARANG INI ADALAH TANDA KEDATANGAN YESUS
Yesus berkata, "Kamu akan mendengar perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah, jangan kamu gelisah, sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat." Matius 24:6,7.
Memang benar bahwa peperangan yang terjadi, bangsa melawan bangsa, kerajaan melawan kerajaan sudah ada sejak zaman purba. Selalu ada peperangan di atas lingkungan tertentu dan generasi satu kepada generasi lainnya. Tetapi dalam generasi kita ini peperangan telah memuncak dan meluas. Kita akan lebih mengerti arti perang dalam zaman kita ini apabila kita memperhatikan Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Kini orang sedang merasa cemas terhadap Perang Dunia III. Sementara peperangan terus berkecamuk dan tidak henti-hentinya. Pada zaman kita inilah ketakutan-ketakutan yang baru telah menimpa dunia-sesuatu yang tidak diimpikan oleh generasi sebelumnya.
Bruce Barton, menanggapi peperangan yang terjadi dalam zaman ini sebagai berikut. "Perang bukanlah nama yang tepat untuk itu. Nama yang sebenarnya untuk itu adalah neraka." Barton menambahkan, "Tidakkah kita mau menyadari bahwa perang cara kuno itu sudah lewat, bahwa cara perang baru jika terjadi di antara bangsa-bangsa maka keadaannya akan menjadi seperti neraka ? Mengapa tidak menggunakan istilah neraka, dalam tiap kalimat di mana terdapat perkataan perang ?"
Demikianlah peperangan yang terus berlangsung dalam zaman kita ini adalah satu tanda menjelang kedatangan Yesus kembali. Sementara perang berkecamuk terus di mana-mana dalam dunia ini, Kitab Suci menegaskan pula bahwa ada seruan-seruan perdamian, dan usaha perdamaian sebagai tanda kedatangan Yesus.
"Mereka mengobati luka putri umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya : Damai sejahtera ! Damai sejahtera !, tetapi tidak ada damai sejahtera." Yeremia 8:11. "Karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam. Apabila mereka mengatakan, semuanya damai dan aman- maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin mereka pasti tidak akan luput." 1 Tesalonika 5:2,3.
Tampaknya adalah paradoks bahwa sementara kedengaran seruan perdamaian dan usaha-usaha diadakan menuju kesejahteraan, masih terus saja peperangan berkobar dan lebih hebat lagi!
Herbert Hoover, pada zamannya ketika ia menjabat sebagai Presiden A.S. pernah berkata : "Kita berada pada permulaan dari satu abad keemasan yang gemilang." Tetapi berbeda dengan pertanyaan itu, Alexander Millerand, bekas presidan Perancis berkata : "Kita sedang berbaris menuju perang di belakang bendera perdamaian." Sementara berbicara perdamaian, sebenarnya pada waktu itu manusia menyediakan pula senjata-senjata perang. Ini adalah tanda bahwa Yesus segera akan datang dan hari kiamat sudah di ambang pintu. Bukankah tanda-tanda itu sedang terjadi dalam zaman kita ?
"Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa
akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut." Lukas 21:25.
Akan ada tanda-tanda, dan apabila tanda-tanda itu diperhatikan, maka umat Tuhan akan bersukacita dan diselamatkan pada hari kedatangan Yesus kembali. Tetapi apabila tanda-tanda itu tidak dihiraukan, maka hari itu akan menjadi malapetaka bagi mereka yang tidak bersedia ! Di manakah tanda-tanda itu akan kelihatan ?
"Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubungan dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya." Lukas 21:25-27. Apakah tanda-tanda di langit, pada matahari, bulan, dan bintang-bintang itu terjadi pada zaman kita ini ? Bagaimanakah tanda-tanda itu kelihatan ? Yesus mengatakan bahwa : "Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulat tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang." Matius 24:29.
Sejarah menyatakan bahwa segala tanda pada matahari, bulan dan bintang-bintang itu telah terjadi. Pada tanggal 19 Mei 1780, tiba-tiba matahari berubah dan keadaan menjadi gelap-gulita seperti gelapnya tengah malam. Inilah peristiwa yang terkenal dalam sejarah. Dalam Dictionary Webster dikatakan bahwa "Burung-burung mengicaukan lagu malam kemudian menghilang dan sepi, burung-burung dan unggas mencari tempat tidur, hewan-hewan pergi ke kandang dan lampu-lampu dinyalakan di dalam rumah-rumah." Yesus mengatakan pula bahwa "segala bintang di langit akan gugur." Bagaimana hal itu bisa terjadi ? Bagaimanapun orang mungkin merasa heran hal itu bisa terjadi, tetapi Yesus telah menyatakannya dan hal itu adalah pasti adanya. Sejarah mencatat bahwa pada malam 13 November 1833, satu keributan telah terjadi karena bintang-bintang berjatuhan dari langit. (gejala-gejala meteorik). The American Journal of Science, melaporkan bahwa "Hampir tidak ada tempat terluang di mana tidak ditutupi pada tiap saat oleh bintang-bintang yang berjatuhan itu."
3. KEJADIAN DAN KEMEROSOTAN MORAL SEBAGAI TANDA KEDATANGAN YESUS
Dalam zaman kita ini orang mengeluh hendak ke manakah dunia kita ini, dengan segala gejala sosial yang menonjol dan mengancam kehidupan masyarakat modern ? kehancuran rumah-tangga, cinta-bebas, kawin-cerai, kejahatan, perampokan, pencurian, pembunuhan, kenakalan anak-anak dan remaja, segala
jenis kepelesiran duniawi ?
Kitab Suci menjelaskan, "Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. Sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan." 2 Timotius 3:1,4,13.
Kita Suci juga memberikan amaran bahwa kenakalan anak dan remaja, adalah gejala akhir zaman, "Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan jadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi." 2 Timotius 3:2.
Mengenai gejala, menjalarnya cinta-bebas dan berbagai kejahatan seks dan kemerosotan moral, telah dinyatakan pula sebagai tanda akhir zaman,"... tidak dapat mengekang diri." 2 Timotius 3:3.
"Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia." Matius 24:37-39.
Dari pernyataan dalam Kitab Suci ini, diyakinkan kepada kita bahwa masa di mana kita hidup sekarang ini, adalah "akhir zaman" dan Yesus sudah dekat akan datang kembali.
4. MALAPETAKA DAN BENCANA SEBAGAI TANDA KEDATANGAN YESUS
Dalam zaman kita ini, semakin banyak terjadi malapetaka dan bencana alam yang menggemparkan di
berbagai tempat di dunia. Bencana ini merejalela, di darat, di laut, dan diudara! Gempa bumi angin topan dan segala jenis malapetaka telah meminta banyak korban manusia. Para ahli memberikan kesimpulan bahwa peristiwa-peristiwa serupa ini walaupun lebih hebat dan mengerikan, telah menjadi semakin umum dalam zaman kita melebihi dari zaman sebelumnya. Dan hal ini menjadi satu bukti, pula bahwa kedatangan Yesus sudah dekat, karena Kitab Suci telah menjelaskan gejala ini sebagai satu tanda.
Demikian pula dengan bala kelaparan yang masih menguasai berjuta manusia dan berbagai penyakit yang tetap menjadi tantangan bagi ilmu kedokteran, semuanya adalah menjadi tanda akhir zaman. "Dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit." Lukas 21:11.
5. PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SEBAGAI TANDA KEDATANGAN YESUS
engkau , Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan meteraikanlah kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah."Alangkah tepatnya nubuatan ini dalam zaman kita ini ! Penemuan-penemuan di bidang ilmu pengetahuan kini sudah sangat pesat dan memuncak sehingga manusia sudah berhasil mendarat di bulan dan kembali dengan selamat ke bumi. Usaha lebih lanjut sedang dilaksanakan dengan giat untuk menuju ke planet lain dalam alam semeta ! Berbagai penemuan modern dalam dunia kita ini, maupun di luar angkasa, menyatakan dengan pasti bahwa hasil itu belum pernah disaksikan orang sejak adanya manusia dalam dunia ini.
Selama beribu-ribu tahun yang lau hanya sedikit sekali yang dapat dikatakan orang mengenai perkembangan ilmu pengetahuan. Bahkan sampai 150 tahun yang lalu, dunia masih tetap seperti dalam zaman nenek moyang ! Tetapi setelah muncul fajar abad ke-19 dunia ini seolah-olah mulai bangun dari tidur dalam perkembangan ilmu pengetahuan ! Sejak waktu itu, hingga kini ilmu pengetahuan berkembang terus sehingga seringkali hasil penemuan itu, telah melampaui batas pemikiran kebanyakan orang! Kita sedang hidup pada akhir zaman !
6. KEMAJUAN DI BIDANG EKONOMI DAN INDUSTRI SEBAGAI TANDA KEDATANGAN YESUS
Sementara di satu pihak, bencana kelaparan, malapetaka dan berbagai kesusahan yang melanda dunia
menjadi tanda kedatangan Yesus, juga di lain pihak ada pula gejala kemewahan, penimbunan harta, dan kemajuan di bidang ekonomi dan industri yang menjadi tanda akhir zaman.
"Emas dan perakmu sudah berkarat, dan karatnya akan menjadi kesaksian terhadap kamu dan akan memakan dagingmu seperti api. Kamu telah mengumpulkan harta pada hari-hari yang sedang berakhir." Yakobus 5:3.
Dengan kata lain memuncaknya kemakmuran di antara bangsa-bangsa, pertambahan kekayaan dan penimbunan harta adalah satu pertanda kedatangan Yesus kembali.
Kita dapat membuktikan bahwa dalam zaman kita ini, tidak terbilang lagi jutawan-jutawan sedang memenuhi dunia. Pasaran emas yang telah menarik perhatian negara-negara dunia, adalah satu gejala penimbunan kekayaan yang cepat sekali dalam zaman kita. Sesungguhnya tanda inisedang terjadi di hadapan mata kita, dan ini pun menjadi satu amaran bahwa Yesus sudah dekat datang kembali !
7. MASALAH BURUH DAN MAJIKAN SEBAGAI TANDA KEDATANGAN YESUS
Sementara tanda penimbunan harta terjadi dengan pesatnya di dunia ini sebagai tanda kedatangan Yesus, ada pula satu tanda lagi yang bergandengan dengan itu, yaitu masalah kaum buruh, dan sikap
serta tindakan kaum majikan.
"Sesungguhnya telah terdengar teriakan besar, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah menuai hasil ladangmu, dan telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam keluhan mereka yang menyabit panenmu." Yakobus 5:4.
Mengenai tanda ini tidak perlu banyak komentar, karena kita dapat membuktikan itu di mana-mana dalam dunia ini. Kaum buruh menuntut upah yang lebih wajar, sementara kaum majikan mempertahankan ketentuan upah, maka pertentangan antara buruh dan majikan pun berlangsung terus !
8. KESUSAHAN DI ANTARA SEGALA BANGSA DAN KETAKUTAN ADALAH TANDA KEDATANGAN YESUS.
Seorang negarawan Inggris pernah berkata : "Di hadapan kita sekarang ini adalah satu dunia yang sedang sakit dengan kebimbangan yang hebat, lesu dengan kekecewaan yang terjadi berulang kali... dan kita menyaksikan sendiri hampir di seluruh muka bumi ini meluasnya kesusahan dan ketakutan."
Kesusahan dan ketakutan sedang merajalela di mana-mana. Baik di antara bangsa-bangsa maupun dalam hati tiap manusia. Banyak bangsa menjadi khawatir dengan berbagai ancaman maut karena senjata modern dan alat-alat atom yang membinasakan. Banyak hati manusia diliputi ketakutan karena bimbang menghadapi fakta-fakta kehidupan yang sebenarnya.
Apakah artinya peristiwa itu ? Yesus sendiri berkata : "Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaanNya." Lukas 21:27.
9. GERAKAN KEBANGUNAN ROHANI DAN PEKABARAN INJIL BESAR-BESARAN SEBAGAI TANDA KEDATANGAN YESUS
"Dan injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu berulah tiba kesudahannya." Matius 24:14. Nubuatan ini menyatakan bahwa pada waktu menjelang kedatangan Kristus akan terjadi suatu gerakan pekabaran injil besar-besaran di berbagai tempat di dunia ini. Ceramah-ceramah Kitab Suci secara terbuka diadakan di segala tempat. Perundinga
n-perundingan pekabaran Injil dan kegiatan penyebaran Kitab Suci atau bahan bacaan yang bersifat rohani akan membanjiri dunia. Orang bertanya, "Bagaimanakah hal ini bisa terjadi, karena kejahatan manusia makin bertambah, dan pada akhir zaman Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakikatnya mereka memungkiri kekuatannya." 2 Timotius 3:5 dan Yesus sendiri berkata bahwa : "Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin." Matius 24:12.
Bagaimanakah suatu gerakan kebangunan rohani dapat di laksanakan di seluruh dunia, sementara banyak orang tidak mempedulikan soal agama ? Sebenarnya nubuatan ini bukanlah berarti bahwa gerakan kebangunan rohani dan kegiatan memasyhurkan Injil itu, harus mendatangkan hasil membalikkan hati semua manusia, melainkan bahwa gerakan kebangunan rohani dan pekabaran Injil itu yang dijalankan secara meluas dan besar-besaran, adalah satu tanda menjelang kedatangan Yesus Kristus. Dan dalam zaman kita inilah gerakan kebangunan rohani dan pekabaran Injil itu sedang dilaksanakan dengan cara yang intensif sekali oleh umat Tuhan. Maka, tidak tiragukan lagi bahwa kita sedang hidup pada akhir zaman. Kini pekabaran Injil telah dikabarkan di Asia, Afrika, Eropa, Amerika dan mencapai hampir seluruh bagian dunia.
10. SIKAP UMAT ALLAH MENGHADAPI KEDATANGAN YESUS
manusia untuk mempersiapkan diri untuk hari itu. Persediaan apa yang harus diadakan oleh tiap orang menjelang hari kedatangan Yesus itu ? "Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah." 2 Petrus 3:11. "Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga." Matius 24:44.
Yesus telah menjanjikan keselamatan bagi tiap umat yang percaya kepada-Nya dan mempersiapkan diri menunggu kedatangan-Nya. "Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia." Yohanes 16:33.
peradaban modern dalam nunia dewasa ini sedang bergerak dengan cepat dan pasti dan tak dapat dihalang-halangi menuju nasibnya.
rus, melainkan Ia akan menghukum mereka.
an demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka 'Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat kelangit ? Yesus ini yang terangkat ke surga meninggalkan kamu, akan datang kembali, adalah sama seperti pada waktu Ia diangkat naik ke Surga. Tegasnya, bahwa kedatangan Yesus Kristus, adalah nyata dan kelihatan. Yesus tidak akan datang secara sembunyi atau menampakkan diri hanya kepada sekelompok manusia saja atau kepada salah seorang secara individu, secara rahasia melainkan kedatangan-Nya itu adalah dalam keadaan yang sesungguhnya. Apabila Yesus datang, Ia akan dilihat orang sebagaimana murid-murid-Nya melihat Dia diangkat ke surga pada waktu itu.
dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati." 1 Korintus 15:52,53.
Kita Suci menjelaskan bahwa pada waktu Yesus datang, dunia ini akan dihancurkan. "Tetapi pada hari Tuhan akan tiba seperti pencuri, pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akah hilang lenyap." 2 Petrus 3:10.
Perhatikanlah petunjuk yang berikut ini. Nasihat Tuhan ini adalah bagi semua orang sebagai persiapan menjelang hari yang hebat itu. "Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui, berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya, baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya." Yesaya 55:6,7.
juga menjadi penambah kecemasan dalam jiwa dan rasa takut dalam hati tiap manusia. Dalam melancarkan cara-cara perang modern, pembuatan-pembuatan senjata maut yang tidak berperikemanusiaan, praktik perebutan kekuasaan di antara bangsa-bangsa, semuanya dapat menimbulkan pertanyaan. Apakah artinya semua peristiwa itu? Apakah uang akan terjadi dengan dunia ini dan dengan sejarah bangsa-bangsa ? Sampai kapankah peperangan di dunia ini akan berkobar terus di antara bangsa dan tidak akan berhenti?
dan hanya Allah sendirilah yang mengetahui segala sesuatu, dapat memberitahukan apa yang akan terjadi kemudian. Allah sendiri menegaskan bahwa hanya satu saja yang dapat memberitahukan terlebih dulu apa yang akan terjadi.
Mereka yang tidak percaya kepada Allah dan Kitab Suci sebagai firman-Nya, berusaha keras mencari kesalahan-kesalahan dalam Kitab Suci itu agar mereka dapat membuktikan bahwa nubuatan Kitab Suci itu gagal dan tidak benar. Namun demikian ribuan buku yang sengaja ditulis untuk tujuan itu, hingga kini tidak ada satu buku yang dapat membuktikan bahwa nubuatan Kita Suci itu salah adanya. Bagaimanapun juga mereka tidak akan menemukan satu kesalahan baik di waktu kini dan di waktu yang akan datang. Mengapa demikian ? Karena bukti-bukti tentang kebenaran nubuatan Kitab Suci adalah jelas dan kuat dan tidak dapat dibantah.
Nebukadnezar, sebagai berikut :
Kristus lahir, dan di bawah perintah penguasa Roma pula, banyak bayi-bayi telah dibunuh, dengan maksud untuk membunuh Yesus ketika masih bayi. Di zaman pemerintahan Roma pula, akhirnya Yesus Kristus dibunuh dan mati di kayu salib.
Pengalaman setiap hari seolah-olah tenggelam dalam segala penderitaan, penyakit dan akhirnya kematian. Manusia dengan hati yang lapar, pikiran yang haus, rohani yang hancur itu berdiri tidak berdaya mencari sesuatu yang dapat memberikan pengharapan.
perjanjian langsung diberikan oleh Allah, yaitu keturunan Adam dan Hawa akan meremukkan kepala Setan itu walaupun dikatakan bahwa Setan akan meremukkan tumitnya. Ini adalah satu perjanjian kemenangan di pihak keturunan Adam dan Hawa, satu janji pengharapan.
akan meremukkan kepala Setan, yaitu seorang Juruselamat.
dia telah dilahirkan ke dunia ini dengan kuasa Roh Suci, ada yang hanya menganggap bahwa Yesus Kristus sebagai seorang yang terbesar, dan terbaik, di antara manusia yang pernah hidup di dunia ini. Ada orang yang tetap memuja Yesus Kristus tetapi mempunyai keyakinan bahwa Dia hanyalah manusia biasa saja, sementara orang lain, seperti murid-muridNya dahulu, menyatakan bahwa Yesus Kristus, adalah Anak Allah, Tuhan dan Juruselamat.
nusia yang sudah ditentukan harus dihukum mati karena perbuatan dosa, jika tidak ada Juruselamat ? Manusia berdosa tanpa Juruselamat, berarti tidak mempunyai suatu pengharapan !
"Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun dari sorga yang mengatakan, "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." Matius 3:16,17. Inilah pernyataan langsung dari Allah Sendiri.
mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepada-Nya, dan oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh."
